Sabtu, 26 Desember 2009

Bisnis adalah suatu sistim


Bisnis adalah sistim, kita pasti sering mendengar yang satu ini, karena kalau bisnis tidak mempunyai sistim, hanya berdasarkan insting, pasti lebih banyak gagalnya dari pada berhasil.

Mengapa ?, dengan sistim semua prosedur akan teratur, arsip perjalanan bisnis tersimpan rapi, setiap halangan yang dijumpai dan cara penyelesaiannya dapat tersimpan dengan baik, sehingga memudahkan kita untuk mengevaluasi perkembangan bisnis kita.

Bagaimana dengan bisnis internet, apakah memerlukan sistim juga?, jelas, hal tersebut mutlak diperlukan, sistim yang bagaimana?

Saya pernah memposting artikel "3 hal positip yang mennyebabkan milyarder kaya", yang saya posting 4 kali, sehingga total 12 hal positip, semuanya adalah sistim, karena siapapun orangnya, bila mengikuti sistim tersebut, pasti akan berjalan dengan baik.

Mengapa saya bagi menjadi 4 posting?, bukannya 1 kali saja, atau 2 atau 3 posting?,
karena semuanya itu berurutan :
1. Cara memberikan nilai tambah dalam bisnis.
2. Cara meningkatkan semangat dalam kompetisi.
3. Cara menghadapi kegagalan.
4. Cara membangkitkan rasa percaya diri.

Bila anda hanya menganggap bahwa itu hanya sekadar tips, anda salah..., kalau anda hilangkan salah satu dari tips tersebut, maka bisnis anda akan terganggu, sistim akan pincang.

Kendala yang mungkin dihadapi pebisnis adalah masalah modal, pengetahuan dan kemampuan :
Modal, banyak yang bilang tidak punya modal, karena itu tidak dapat berbisnis.
Pengetahuan, tidak mengerti tentang bisnis tersebut, terutama bisnis internet, megang komputer saja tidak pernah.
Kemampuan, tidak terpikirkan ide, tidak berpendidikan tinggi.

Kendala diatas selalu mengandung kata tidak, ini kesalahan yang fatal, yang dapat melemahkan semangat seseorang. Semua kendala pasti ada jalan untuk mengatasinya, mungkin tidak instant, tapi berhasil dalam waktu tertentu.

Sifat lain yang harus dipunyai pebisnis adalah "cerdik seperti ular dan jinak seperti burung merpati".

Bila kita mempunyai kelemahan dalam satu bidang, kita cari orang yang lebih dalam bidang tersebut dan kerja sama dengannya. Dalam bukunya "Positive business ideas", James Gwee menyebutnya sebagai "Leverage", memanfaatkan < dalam arti positif > kelebihan orang untuk mendongkrak kinerja bisnis kita.

Kalau kita terapkan pada bisnis internet, contohnya adalah sebagai berikut :
  • Tidak mengerti pemrograman html untuk membuat blog?, pakai blog gratis dulu.
  • Tidak tahu cara merombak tampilan blog agar lebih menarik?, pakai template gratis.
  • Tidak tahu cara membuat produksi?, jual produksi orang lain.
  • Tidak punya dana untuk promosi?, gunakan iklan gratis.
  • Tidak ada dana untuk dapat terhubung ke internet?, sewa di warnet.

Sistim dalam bisnis harus lengkap, mungkin bukan sekarang, mungkin baru 3 bulan lagi, tidak apa-apa, jadi anda mempunyai harapan, 3 bulan lagi blog anda akan berbeda, karena menurut Tung Desem Waringin "Imajinasi lebih unggul dari kemauan".

Demikian juga dalam artikel yang sudah saya posting "Sang Katak", menurut Parlindungan Marpaung dalam bukunya "Setengah Isi, Setengah Kosong" dapat anda temukan bahwa semua yang kita lakukan itu akan berhasil kalau kita mau berusaha terus, dan tidak mudah putus asa.

Tahun baru 2010, sudah mendekat, kita harus membuat sistim agar apa yang kita lakukan dapat berjalan lancar, dan sukses untuk anda semua...






Artikel yang berhubungan :

0 komentar:

Poskan Komentar

Anda dapat mengisi komentar pada kotak yang disediakan