Jumat, 19 Maret 2010

5 Kebiasaan Internet Marketer Yang Jelek

Agar bisnis kita dapat berjalan dengan lancar dan mengalamai kemajuan yang pesat, kita harus menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk yang akan mengganggu bisnis kita.

Kita pasti mempunyai kebiasaan yang telah menjadi satu dengan diri kita, dan mengubah kebiasaan itu sulit, tetapi kalau kita tahu bahwa kebiasaan tersebut sangat merugikan, kenapa tidak kita ubah?.

Supaya dapat mengubah, kita harus tahu dulu kebiasaan apa yang jelek dan sangat merugikan itu.

Menurut para ahli pelaku bisnis, kebiasaan yang harus dihindari adalah :
  1. Tidak pernah berterima kasih.
  2. Hanya menghubungi ketika membutuhkan.
  3. Tidak menelepon kembali.
  4. Tidak pernah menjawab email atau sms.
  5. Tidak menyelesaikan janji atau pesan.

1. Tidak pernah berterima kasih.
Berterima kasih hanyalah 2 kata yang mudah diucapkan, dan dapat membuat orang puas atau bahagia karena merasa dihargai. Jika kita tidak pernah berterima kasih, maka kita kurang menghargai orang lain, itu dapat menyebabkan orang malas berhubungan dengan kita.

2. Hanya menghubungi jika membutuhkan.
Ini adalah sifat yang mutlak harus diubah, karena orang akan merasa bahwa dia hanya dianggap sebagai pesuruh saja, tidak ada timbal balik, kesulitan orang lain tidak diperhatikan, sehingga orang akan malas membantu kita.

3. Tidak menelepon kembali.
Kita mungkin pernah berjanji, nanti akan menelepon atau meng-email kembali bila sudah mendapat atau menemukan yang dicari. Tetapi sampai lama tidak ada beritanya lagi, orang akan menganggap kita suka bohong dan pasti akan meninggalkan kita.

4. Tidak pernah menjawab email atau sms.
Pada saat kita menerima email atau sms, tidak jarang isinya bukan merupakan suatu pertanyaan, tetapi hanya berita biasa, sehingga kita sering mengabaikannya. Padahal bila orang mengirim email atau sms pada kita, pasti mempunyai tujuan tertentu, lebih bijaksana jika email atau sms itu kita balas. Siapa tahu akan membantu kelancaran bisnis kita.

5. Tidak menyelesaikan janji/pesan.
Kita sering menemukan orang yang banyak mengobral janji, mungkin memberi bonus atau akan memberikan pelayanan purna jual yang terbaik, tetapi setelah konsumen membeli kita sering tidak mencatat apa yang dikeluhkan, dan mengabaikan keluhan mereka. Konsumen akan kapok untuk membeli lagi, akibatnya kita ditinggalkan konsumen.

Bagaimana...? sekarang anda sudah tahu kebiasaan buruk apa yang dapat menghalangi kemajuan bisnis kita, jadi ... selanjutnya terserah anda.

Semoga anda sukses selalu........







Ruddy Harjanto.

Artikel yang berhubungan :


0 komentar:

Poskan Komentar

Anda dapat mengisi komentar pada kotak yang disediakan